Dampak Negatif dan Positif Nonton Drama Korea Fans Drama Korea Wajib Tahu

5827

Dampak positif dan negatif saat nonton drama korea, Setiap menyebutkan kata ” drama Korea ” pasti sama membayangkan kita tuh cerita yang sangat super romantis , pemain super cantik dan tampan Abis , gaya itu akan sangat keren dan lucu , lagu yang membingungkan biru – abu-abu merah muda ungu. Pokonya banyak Saya , Anda , kita semua cinta drama Korea .

Tapi hati-hati hati – hati , liat kiri dan kanan jika Anda ingin menonton drama Korea favorit Anda , karena ada beberapa konsekuensi jika kita terlalu sering menonton drama Korea . Ini adalah beberapa pengalaman pribadi saya dan beberapa referensi darai situs situs orang lain oke langsung aja dampak negatif dan positif nonton drama korea

Dampak negatif menonton drama korea

Dampak negatifnya dulu yah yang akan bang moslor bahas ini menurut survey dari beberapa situs dan bertanya ke para fans drama korea loh, gambar gambar di bawah cuman pemanis aja yah so langsung aja ini dampak negatin nonton drama korea

1. Disangka orang gila

kim-woo-bin-1

Wah wah hati – hati loh disangka gila sama orang di rumah. Soalnya pas nonton drama korea kita tuh terbawa alur cerita sampe – sampe tanpa sengaja kita ketawa dan bahkan nangis – nangis sendiri karena ceritanya yang begitu dramatis dan mengharu biru kelabu pink jingga ungu.

2. Lupa waktu

Dampak Negatif dan Positif Nonton Drama Korea

Nah di beberapa stasiun televisi di Indonesia lagi musim drama korea, ada banyak drama korea yang bisa kita tonton. Ngga tanggung – tanggung dari awal kita bangun pagi sampe lewat tengah malam ada aja jadwal drama yang diputer. wes..wes hati – hati jangan sampe lupa tugas sekolah (wah bahaya banget apalagi kalo gurunya killer), lupa makan, lupa tidur, lupa mandi (iii baunya), dan yang paling penting nie nomor 3.

3. Lupa akan dunia nyata

Dampak Negatif dan Positif Nonton Drama Korea

Nah ini nih yang sangat luar biasa super berbahaya yaitu ketika kita terlalu menghayati cerita. Setelah nonton kita cenderung berhayal bahwa kita adalah salah satu pemeran dari film tersebut. Kita ngikutin semua gaya sang tokoh, ngikutin cara ngomongnya, cara jalan, cara makan. Sampe – sampe kita lupa akan identitas kita yang sebenarnya.

Halaman Selanjutnya >>